Senin, 17 Agustus 2015

MOTIVASI SEDEKAH



SEDEKAH YUK!!!!
Banyak orang yang selalu ingin mengentaskan kemiskinan,membantu fakir miskin,dan berbagai cara kebaikan lainnya.Namun terkadang seseorang masih sulit,berat,Bingung dan ragu untuk mengeluarkan potensi dirinya (khususnya harta) yang dimiliki mungkin karena kurang ilmu,kurang motivasi,bingung dan berbagai alasan lainnya.Untuk itu sejenak marilah kita baca tulisan sederhana ini,semoga tulisan ini dapat memberikan motivasi dan menambah kayakinan untuk lebih yakin lagi berbuat kebaikan (khususnya harta)…Yuk lanjut bacanya.
 
1.MENGAPA SAYA HARUS SEDEKAH??
”Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (Qs: Al Baqoroh : 195)

2.KEMANA SAYA HARUS SEDEKAH ?
“Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: “Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan  kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan”. Dan apa saja kebajikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Mengetahuinya.”(Qs:Al Baqoroh : 215)
"Barangsiapa yang menghilangkan kesulitan-kesulitan dari seorang muslim dari kesulitan-kesulitan dunia, maka Allah akan menghilangkan darinya kesulitan-kesulitan di hari kiamat. Allah akan selalu menolong seseorang selama ia menolong orang lain". (H.R. Muslim, Ahmad, Tirmidzi).

3.SAYA BINGUNG BERAPA SAYA HARUS BERSEDEKAH ?
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.”(Qs:Ali Imran :92)

4.SEPERTINYA SAYA MASIH BERAT UNTUK SEDEKAH,GIMANA DONK?
“Dan orang-orang yang menyimpan  emas dan perak dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Pada hari dipanaskan emas dan perak itu dalam neraka Jahannam, lalu disetrika (dibakar) dengannya dahi, lambung, dan punggung mereka. (Dikatakan kepada mereka), “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) harta yang kamu simpan itu .”(Qs: At Taubah : 34-35)

5.MEMANGNYA MANFAAT SEDEKAH BUAT SAYA APA?
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. “(Q.S. Al-Baqarah: 261)

Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.”(Qs: Al Hadid : 18)

  "Tidaklah seseorang yang membuka pintu pemberian dengan sedekah atau menyambung tali silaturahmi, melainkan Alloh akan menambah hartanya.. (HR. Baihaqi)
 
6.EMANG SAYA HARUS SEDEKAH YA,KAN SAYA SAAT INI JUGA LAGI SUSAH EKONOMI,GIMANA SICH?
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.(Qs: Ali Imran :133-134)

Setiap pagi ada dua Malaikat yang turun di langit dunia untuk memanjatkan doa kepada Allah; yang satu berdoa: “Ya Allah berikanlah ganti kepada orang yang mau membelanjakan hartanya;Malaikat yang lain memanjatkan doa: Ya Allah berilah kerusakan pada harta orang yang tidak mau membelanjakannya di jalan Allah SWT’ (HR. Bukhari Muslim)

“Hadits riwayat Abdullah bin Umar Radhiyallahu’anhu: Bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam ketika berada di atas mimbar, beliau menuturkan tentang sedekah dan menjaga diri dari meminta. Beliau bersabda: Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah. Tangan yang di atas adalah yang memberi dan yang di bawah adalah yang meminta”.

7.WADUH!!!!SAYA JADI BINGUNG SEKARANG,MAU SEDEKAH DIKIT MALU,TAPI SEDEKAH BANYAK JUGA MASIH BERAT,JADI GIMANA DONK?
Dari Abu Abdillah Nu’man bin Basyir radhiallahuanhu dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap syubhat berarti dia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Dan siapa yang terjerumus dalam perkara syubhat, maka akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan.”(HR.Bukhori-Muslim)

SEMOGA ALLAH MEMUDAHKAN HATI KITA UNTUK MENGEMBALIKAN NIKMAT KITA KEPADA ALLAH LAGI
(Ibrahim berdo`a): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh keni`matan, dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,”(Qs: As Syu’ara 83-88).
Mohon Maaf Lahir Bathin .WALLAHU’ALAM BISHOWAB

Langkah Awal memupuk tali Ukhuwah Islamiyah



Keutamaan Salam Dan Perintah Untuk Menyebarkannya
Diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim dari Abdullah bin Amr bin al-Ash r.a
“Bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, “Apakah Islam yang terbaik?” Beliau menjawab, ‘Memberi makan (orang miskin), dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan orang yang tidak engkau kenal’.”
Kami meriwayatkan dalam Shahih keduanya dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda,
“Allah Subhanahu waTa`ala menciptakan Adam dalam bentuk rupanya (sebagai manusia), tingginya 70 hasta. Ketika Allah telah menciptakannya, Dia berfirman, ‘Pergilah, lalu ucapkan salam kepada mereka (segolongan malaikat yang sedang duduk). Dengarkan salam penghormatan yang mereka berikan kepadamu, karena itulah salammu dan salam anak keturunanmu.’ Ia mengucapkan, ‘As-Salamu ‘alaikum.’ Mereka menjawab, ‘As-Salamu ‘alaika warahmatullah.’ Mereka menambahnya: warahmatullah.”
Kami meriwayatkan dalam Shahih keduanya dari al-Barra’ bin ‘Azib radiyallahu ‘anhu, ia mengatakan
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kami dengan tujuh perkara: (1) menjenguk orang sakit,(2) mengiringi jenazah, (3) mendoakan orang yang bersin (ketika ia mengucapkan alhamdulillah), (4) menolong orang yang lemah, (5) membantu orang yang teraniaya, (6) menyebarkan salam, dan (7) memenuhi sumpah.” Ini lafazh salah satu riwayat al-Bukhari.
Kami meriwayatkan dalam Shahih Muslim dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, ia mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Kalian tidak masuk surga hingga kalian beriman, dan kalian tidak beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian suatu perkara yang jika kalian melakukannya, maka kalian saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.”
Kami meriwayatkan dalam Musnad ad-Darimi, kitab at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan selainnya dengan sanad-sanad yang baik (jayyid) dari Abdullah bin Salam radiyallahu ‘anhu, ia mengatakan, “Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,.
“Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makan (kepada orang yang kelaparan), sambunglah tali silaturahim, dan shalatlah (malam) pada saat manusia tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan sentosa’.” At-Tirmidzi berkata, “Hadits shahih.”
Kami meriwayatkan dalam kitab Ibnu Majah dan Ibn as-Sunni dari Abu Umamah radiyallahu ‘anhu, ia mengatakan,
“Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kami agar menyebarkan salam.”
Kami meriwayatkan dalam Muwaththa’ Imam Malik rahimahullah dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah bahwa Thufail bin Ubay bin Ka’ab mengabarkan kepadanya,
“Bahwa ia datang kepada Abdullah bin Umar radiyallahu ‘anhu , lalu ia pergi bersamanya ke pasar. Ia mengatakan, ‘Ketika kami pergi ke pasar, tidaklah Abdullah berpapasan dengan pedagang kecil, pedagang besar, orang miskin atau siapa pun, melainkan ia mengucapkan salam kepadanya.’ Thufail mengatakan, ‘Aku datang kepada Abdullah bin Umar suatu hari, lalu ia memintaku untuk mengikutinya ke pasar, maka aku mengatakan kepadanya, ‘Apa yang engkau lakukan di pasar, engkau tidak berjual beli, tidak bertanya tentang harga barang, tidak menawarnya, dan tidak pula duduk di tempat-tempat (di tengah) pasar?’ Aku mengatakan kepadanya, ‘Duduklah di sini bersama kami untuk berbincang-bincang.’ Ibnu Umar mengatakan kepadaku, ‘Wahai Abu Bathn -karena Thufail memiliki perut yang tambun- kami hanyalah pergi ke pasar untuk mengucapkan salam; kami mengucapkan salam kepada siapa saja yang kami jumpai’.”
Kami meriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari darinya, ia mengatakan, “Ammar radiyallahu ‘anhu, berkata,
‘Ada tiga perkara yang barangsiapa menghimpun ketiga perkara tersebut, maka ia telah menghimpun iman: bersikap adil terhadap dirimu sendiri, mengucapkan salam kepada “alam” (semua manusia), dan berinfak ketika merasa bakhil (karena harta sedikit)’.”
Kami meriwayatkan ini di selain al-Bukhari secara marfu‘ kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Aku katakan: Dalam tiga kata ini berhimpun segala kebaikan akhirat dan dunia. Inshaf bermakna menunaikan semua hak-hak Allah dan apa yang diperintahkanNya, menjauhi semua apa yang dilarangNya, menunaikan hak-hak manusia, tidak menuntut apa yang bukan haknya, dan berlaku adil pula terhadap dirinya sendiri; dengan tidak menjerumuskan dirinya dalam keburukan. Sedangkan manusia memberi salam kepada “alam”, yaitu kepada semua manusia. Mencakup (ajaran nilai) untuk tidak berlaku cong-kak pada seorang pun, tidak ada sikap tidak ramah antara dirinya dengan orang lain yang menghalanginya untuk mengucapkan salam kepadanya. Adapun berinfak dari harta yang sedikit, menunjukkan rasa percaya kepada Allah Subhanahu waTa`ala , tawakal kepadaNya, belas kasih terhadap kaum muslimin, dan seterusnya. Kami memohon taufik untuk semuanya kepada Allah Subhanahu waTa`ala Dzat Yang Maha Pemurah. ….Aamin Ya Rabbal A’lamin.
ISLAM SUDAH MEMBERIKAN CARA BAGAIMANA AGAR UMAT ISLAM BERSATU DAN SALING MENCINTAI, DAN TERNYATA CARANYA GA SULIT,CUKUP MENEBAR SALAM KEPADA SETIAP MUSLIM-MUSLIMAH YANG ANDA TEMUI,BAIK YANG ANDA KENAL ATAUPUN TIDAK ANDA KENAL
MENGUCAP SALAM TERHADAP ORANG YANG ANDA KENAL ITU SUDAH BIASA,NAMUN MENGUCAP SALAM KEPADA YANG BELUM ANDA KENAL ITU BARU LUAR BIASA,KARENA BERBAGAI FADHILAH MENEBAR SALAM INILAH,MARI KITA BERUSAHA MENEBAR SALAM.TIDAK USAH TAKUT KARENA ANDA TIDAK AKAN DI PUKULI HANYA KARENA MENGUCAP SALAM.JANGAN MALU KARENA INI KEBAIKAN.GA USAH GENGSI KARENA KITA INI MANUSIA MAKHLUK HINA.GA USAH MENUNGGU UNTUK MENJAWAB SALAM KARENA PAHALA TERBESAR DI PEMBERI SALAM….YUK BERUSAHA MENEBAR SALAM.
“ASSALAMU’ALAYKUM WARRAHMATULLAHI WA BARRAKATUH”